Apakah Kerja Keras Perajin Produksi Bata Merah bisa Menginpirasi mereka yang Menganggur …….

IMG00086-20131016-0821MENCARI pekerjaan saat ini relatif sulit. Para pencari kerja khususnya yang bermodalkan pendidikan menengah, pendidikan tinggi seringkali mendapatkan kenyataan lain ketika mereka telah menamaktkan pendidikannya. Alih-alih mendapatkan pekerjaan yang cocok dengan basis dasar pendidikannya, mereka seringkali kesulitan untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai keinginan. Akhirnya para pencari kerja hanya fokus mencari pekerjaan pada bidang-bidang tertentu. Padahal bidang pekerjaan yang mereka pilih pun bukan berarti tidak ada persaingan. Akhirnya mereka menjadi pengangguran terdidik yang hanya mau bekerja di perusahaan orang lain, bekerja di perusahaan besar dan mapan, bekerja dengan keinginan gaji  besar dan posisi bagus. Para pengangguran terdidik menghadapi kenyataan pahit, betapa sulit mendapatkan pekerjaan ditengah tuntutan hidup yang ketat.

Menurut hemat penulis pendidikan kewirausahaan, pendidikan berbasis keterampilan hidup adalah amat penting untuk mengatasi pengangguran terdidik. Mereka yang saat ini menjadi pengangguran, dengan bekal dan wawasan pendidikan yang telah didapat seyogianya mempunyai cara pandang yang luas soal pekerjaan dan dunia kerja. Termasuk perubahan sikap dan mental didalam memahami arti sebuh pekerjaan. Sikap mereka yang cenderung “menunggu” dan melamar pekerjaan, sebaiknya dirubah menjadi seorang yang “menciptakan” pekerjaan-pekerjaan lokal yang ada di setiap daerahnya masing-masing. Potensi alam sekitar bisa kemudian “diolah” menjadi potensi besar yang menciptakan lapangan pekerjaan bagi dirinya, tetangga dan penduduk lainnya. Mereka bisa dirubah cara berpikirnya bagaimana mampu menciptakan “mesin-mesin produksi uang” yang mendatangkan maslahat bagi banyak orang.

Adalah patut kiranya kita belajar dan terinspirasi oleh para perajin bata merah seperti terlihat di photo-photo yang kami upload ini. Mereka rajin dan menciptakan uang dengan menjadi perajin produksi bata merah. Diantara mereka seperti terlihat adalah pa Agus (65 tahun) yang sangat giat tidak mengenal lelah bekerja setiap hari dengan target produksi bata merah yang diproduksi secara manual dengan target setiap harinya hampir 1500 buah. Dengan produksi setiap hari 1500 kali 30 hari, maka pa agus bisa membakar dan menjual bata hasil produksinya kurang lebih 30.000 kali harga bata di lokasi sekitar Rp 400/biji adalah Rp 12.000.000,. Keuntungan bersih yang didapat bisa mencapi 90-100 %. Berapa modal mereka memproduksi bata merah? modalnya boleh dibilang murah karena pasokan bahan mentah tersedia banyak walaupun untuk bahan tanah liatnya sekarang mereka harus beli ke supplayer.

Prinsipnya adalah pekerjaan mereka bisa menjadi inspirasi bagi para pemuda di desa, di kampung buat anak-anak muda berpendidikan bahwa lapangan pekerjaan bisa kita ciptakan di desa-desa. Tentu saja bukan tanpa ada halangan dan kesulitan untuk menciptakan lapangan pekerjaan tersebut. Apalagi saat ini pekerja seperti pa Agus ini semakin langka, sehingga para pengusaha bata mendapatkan kesulitan didalam memproduksi bata merah ini. Satu-satunya acara adalah bagaimana mekanisasi produksi bata merah bisa dilakukan, sehingga produksi bata tidak hanya mengandalkan produksi manual yang terbatas, tetapi bisa dilakukan lebih ter-manage, sehingga lebih menguntungkan dan menciptakan lapangan pekerjaan baru bagi para pencari kerja tanpa harus malu dengan latar belakang pendidikan. *** ( wd )

IMG00083-20131016-0817 IMG00084-20131016-0817 IMG00085-20131016-0818

Categories: NEWS | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: